Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mata Terpapar Disinfektan?

Pada era pandemi saat ini, penggunaan desinfektan sangat lazim kita jumpai. Desinfektan dapat digunakan untuk mencuci tangan, membersihkan permukaan benda, bahkan digunakan petugas untuk menyemprot jalan-jalan. Penggunaan desinfektan dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat membunuh virus dan bakteri sehingga dapat melindungi kita dari penyakit. Namun, penggunaan desinfektan juga berbahaya bila tidak dilakukan dengan hati-hati. Apalagi jika terpapar ke organ-organ seperti mata, mulut, dan hidung termasuk bagian yang sensitif dan mudah teriritasi jika terkena bahan desinfektan. Apa yang harus kita lakukan jika mata terpapar cairan desinfektan?

  1. Bilas mata menggunakan air mengalir selama 15 menit. Tempatkan area mata di bawah air mengalir dan buka kelopak mata yang terkena desinfektan selebar-lebarnya. Gunakan aliran air yang tenang, tidak kencang. Bila kedua mata terkena desinfektan, aliri air tepat di pangkal hidung, antara mata kanan dan kiri. Biarkan air mengalir ke kedua mata. Jika memungkinkan, gunakan air matang, namun jika tidak memungkinkan maka dapat menggunakan sumber air yang bersih
  2. Lepaskan lensa kontak bila tidak terlepas saat proses pembilasan
  3. Jangan mengucek mata karena dapat memperparah keadaan
  4. Jangan gunakan bahan apapun kecuali air dan jangan gunakan obat tetes mata kecuali disarankan tenaga medis

Setelah langkah-langkah tersebut carilah pertolongan medis, bawa wadah tempat cairan desinfektan, laporkan kapan anda terkena cairan desinfektan dan kapan anda membilasnya serta berapa lama mata telah dibilas. Jika tersedia kacamata, anda boleh mengenakannya untuk mengurangi sensitifitas mata akan cahaya selama perjalanan mencari pertolongan medis.

Lihat Jadwal Dokter