fbpx

Badan Wakaf Indonesia dan Dompet Dhuafa Resmikan Retina dan Glaukoma Center RS Mata Achmad Wardi di Banten

Siaran Pers

Serang, Banten 21 Oktober 2020

Pada tahun 2017 Badan Wakaf Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa Republika, membangun Rumah Sakit Mata Achmad Wardi sebagai Rumah Sakit Mata pertama yang dibangun dan dikembangkan berbasis Wakaf.

Pada tahun 2020 Badan Wakaf Indonesia melakukan penghimpunan dana wakaf dengan nilai donasi yang terhimpun adalah Rp 50,849,000,000,- (Lima puluh milyar delapan ratus empat puluh sembilan juta rupiah). Dana tersebut dibelikan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagai Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dengan diskonto dan Imbal hasilnya digunakan untuk membiayai Pembangunan Retina Center Rumah Sakit Mata Achmad Wardi.

Untuk mengakselerasi Pembangunan Retina Center, Rumah Sakit Mata Achmad Wardi juga mendapat dukungan Pembiayaan dari BNI Syariah dengan nilai Pembiayaan Rp. 8,8 Milyar dengan sumber pembayaran dari kupon CWLS. Kombinasi investasi dana wakaf di CWLS dan Pembiayaan Perbankan Syariah menjadi terobosan untuk mengembangkan aset wakaf produktif sehingga diharapkan dapat direplikasi untuk pembangunan rumah sakit mata berbasis wakaf di daerah lain.

Pengoperasian Rumah Sakit Mata Achmad Wardi beserta fasilitas Katarak, Retina dan Glukoma Center  menjadi tonggak sejarah Ekosistem Wakaf yang Paripurna, dimana menggabungkan pengelolaan harta benda wakaf bergerak dan tidak bergerak, penghimpunan wakaf uang bertag  line “WAKAF ANDA UTUH DAN DAPAT DIMILIKI KEMBALI, dimana hasil penghimpunan diinvestasikan pada sukuk Wakaf, diskonto serta  kuponnya digunakan untuk penambahan fasilitas layanan Retina  Centre di Rumah Sakit Mata Achmad Wardi melalui skema pembiayaan Syariah dari LKS PWU.

Peresmian Retina dan Glaukome Center Rumah Sakit Mata Achmad Wardi dilakukan secara daring oleh Wakil Presiden Repoublik Indonesia, Bapak Dr. K.H. Ma’ruf Amin. Acara peresmian dilakukan secara virtual (on-line) maupun kehadiran secara langsung (offline) di Rumah Sakit Mata Achmad Wardi dengan tetap memperhatikan protocol Covid-19. Hadir secara langsung Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof. Dr. H. Mohammad NUH, DEA, Gubernur Banten Dr. Drs. H. Wahidin Halim, M.Si dan Walikota Serang H.Syafrudin, S.Sos, M.Si, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Majidi, Penasehat Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Prof Dr. dr. Nila Moeloek, SpM (K). Sementara hadir secara online yaitu Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, S.E, M.Sc.,Ph.D, Menteri Agama RI Fachrul Razi, S.I.P.,S.H.,M.H, Ketua Badan Pelaksana BPKH Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc.

Pada acara tersebut juga dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Antara Badan Wakaf Indonesia dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provisni Jawa Barat dalam hal Pendirian Rumah Sakit Mata Berbasis Wakaf di Provinsi Jawa Barat. Kerjasama sama ini merupakan sinegi pertama kalinya dalam hal pengelolaan Wakaf dan Zakat untuk aset wakaf produktif. Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU dengan UNDP Indonesia untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan. Badan Wakaf Indonesia juga menerima Komitmen penghimpunan wakaf uang dari Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar. Rumah Sakit Mata Achmad Wardi juga menerima bantuan senilai Rp 1 M, untuk Operasi Vitrektomi dan Glukoma Bagi Dhuafa yang diserahkan Ketua Yayasan Dompet Duafa Republika, Nasyith Majidi.

Kinerja Rumah Sakit Mata Achmad Wardi dinilai sangat baik. Dalam kurun waktu 2 tahun beroperasi, pada akhir tahun 2019 telah berhasil membukukan laba bersih senilai Rp. 3,3 Milyar. Kesuksesan dalam mengoperasikan Rumah Sakit Mata Achmad Wardi menginspirasi untuk mendirikan fasilitas kesehatan mata berbasis wakaf di seluruh Indonesia. Berdasarkan data gangguan indera penglihatan di Indonesia yang bersumber dari Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014-2016, menunjukkan prevalensi kebutaan terjadi pada penduduk yang berusia 50 tahun ke atas adalah sebesar 3,0% atau berjumlah sekitar 7,8 juta penduduk Indonesia. Angka Prevalensi ini jauh di atas standar kebutaan menurut WHO sebesar 0,5%. Atas dasar inilah maka pembangunan fasilitas kesehatan mata berbasis wakaf sangat dibutuhkan agar Indonesia terhindar dari tsunami katarak dan kebutaan mata.

Tentang RS Mata Achmad Wardi BWI-DD

Berdasarkan Profil Kesehatan Pemerintah Daerah Banten hingga tahun 2016 di kota Serang Banten terdapat  9 rumah sakit, yang tersebar di 4 kecamatan. Dari sembilan rumah sakit tersebut belum ada rumah sakit khusus mata.

Dalam rangka turut mendukung Program Pemerintah dibidang kesehatan dan upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk daerah Kota Serang dan sekitarnya, Dompet Dhuafa (DD) bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendirikan Rumah Sakit Khusus Mata di Kota Serang, Banten. Rumah Sakit yang diberi nama Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD, Rumah Sakit Mata Achmad Wardi merupakan Rumah Sakit Khusus Mata  dari Program Dompet Dhuafa  dan Badan Wakaf Indonesia yang beroperasi di wilayah Serang Provinsi  Banten yang khusus memberikan pelayanan kesehatan mata dan termasuk kedalam Rumah Sakit khusus Kelas C.

RS Mata Achmad Wardi BWI-DD ini beralamat di Jl. Raya Taktakan Km. 1, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Banten. Berdiri di luas lahan tanah 1.420,48 meter persegi dengan luas bangunan 927,5 meter persegi.

RS Mata Achmad Wardi BWI-DD mempunyai Izin Operasional  berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang nomor 027/11678/Dinkes 2017 tentang Pemberian Izin Operasional Rumah Sakit  tertanggal 28 Desember 2017, dengan sifat perpanjangan berlaku 5 tahun.

Sekretariat RS Mata Achmad Wardi BWI-DD

Jl. Raya Taktakan, Km 01, Lontar Baru, Kec. Serang, Kota Serang Banten 42115

Telp. (0254) 7915503, Handphone: 0813 8383 0313, E-mail: info@rsmataachmadwardi.com

- Advertisement -
RS Mata Achmad Wardi
RS Mata Achmad Wardi
Pelayanan kesehatan mata bernuansa islami, ramah dhuafa, dan profesional.

REKOMENDASI UNTUK DIBACA

Stay Connected

1,101FansSuka
10,527PengikutMengikuti
125PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Waspada Kebutaan pada Penderita Diabetes

Selain menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat dunia, diabetes ternyata memiliki dampak yang seringkali tak diketahui penderita, yakni kebutaan. Kasus ini terjadi...

1000 Operasi Katarak Gratis untuk Pahlawan Dhuafa

1000 Operasi Katarak Gratis untuk Pahlawan Dhuafa Halo, Sahabat RSAW! Semoga hari ini kita semua dalam keadaan sehat dan lancar beraktivitas, ya!   Komitmen menebar manfaat dalam...

Lowongan Kerja Driver RS Mata Achmad Wardi Oktober 2020

Sahabatkah yang kami cari untuk bergabung bersama RS Mata Achmad Wardi sebagai DRIVER?   Kami menunggu CV dan lamaranmu paling lambat Sabtu, 31 Oktober 2020 ya!...

Kehadiran RSAW di Banten Mudahkan Pengobatan Katarak dan Glaukoma

RSAW Memudahkan Pengobatan Katarak dan Glaukoma | Halo Indonesia DAAI TV https://youtu.be/jG9baymWKu8  

Badan Wakaf Indonesia dan Dompet Dhuafa Resmikan Retina dan Glaukoma Center RS Mata Achmad Wardi di Banten

Siaran Pers Serang, Banten 21 Oktober 2020 Pada tahun 2017 Badan Wakaf Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa Republika, membangun Rumah Sakit Mata Achmad Wardi...

Ada Benda Seperti Bintik Cacing Melayang di Matamu? Ini Penjelasannya

Sahabat RSAW, sejak dulu, kita mungkin sering bertanya-tanya saat menemui benda asing yang melayang pada penglihatan kita. Bentuknya bisa berupa bintik, tanda koma, benang...

Lowongan Kerja untuk Posisi Security

Kamukah Sahabat yang kami cari? Sahabat, RSAW membuka kesempatan untuk berkarier di RS Mata Achmad Wardi pada posisi security. Apabila Sahabat berminat, kami tunggu lamaran...
- Advertisement -
- Advertisement -
KLIK
Halo, ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan hubungi kami langsung dari WhatsApp Anda.