Milad 4 Tahun, RSAW Luncurkan Gerakan Wakaf untuk Indonesia Melihat

49
Photo via Screnshoot zoom.meeting

RS MATA ACHMAD WARDI –– Dalam rangka turut mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk daerah Banten pada khususnya & Indonesia pada umumnya, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia mendirikan Rumah Sakit khusus mata di Kota Serang, Banten.

RS tersebut berdiri di atas tanah wakaf milik keluarga Bapak Achmad Wardi, sehingga diberi nama Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD.

Sejak diresmikan pada 2018 hingga saat ini, perjalanan RS Mata Achmad Wardi telah memasuki tahun ke empat dalam melayani masyarakat menangani masalah kesehatan mata, dan akan terus berusaha berkembang agar semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Memperingati milad yang jatuh pada 21 April 2021, RS Mata Achmad Wardi BWI-DD mengadakan serangkaian kegiatan dengan tema “Kebangkitan Wakaf untuk Indonesia Melihat 2021”.

Pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai wujud syukur RS Mata Achmad Wardi atas perjalanan yang telah dilewati dan segala pencapaian yang telah didapatkan untuk terus membantu masyarakat khususnya dalam mengatasi masalah penglihatan. Harapannya dengan adanya program sosial yang diadakan oleh RS Mata Achmad Wardi seperti 3.000 operasi gratis untuk dhuafa, senilai 3 miliar untuk operasi retina dan glaukoma, kacamata gratis untuk santri dan kyai se-Banten, serta wakaf 3.000 alquran Braille untuk tunanetra, akan lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu.

Kebangkitan wakaf untuk Indonesia Melihat 2021 ini dihadiri oleh beberapa stakeholder di antaranya Ketua Badan Pelaksana BWI Prof. Dr. H. Muhammad NUH, DEA, Gubernur Banten Dr. Drs. H. Wahidin Halim, M.Si, Ketua Yayasan Dompet DHuafa Republika Nasyith Majidi, Menteri Kesehatan RI 2014-2019 Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM (K), Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD dr. Moh. Badrus Sholeh, M.Kes, Ketua Umum Perdami Pusat dr. M. Sidik, Sp.M (K), Founder Eyelink Group dr. Uyik Unari, Sp.M (K), dan dai Ust. Yusuf Mansur.

Gerakan wakaf produktif ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahtraaan umat. RS Mata Achmad Wardi terus berupaya untuk memberikan fasilitas dan kemudahan untuk mendapatkan pelayanan mata bagi masyarakat yang mempunyai keluhan mata.

Baddrus berharap program Wakaf untuk Indonesia Melihat dapat memberi manfaat bagi masyarakat yang tidak punya biaya untuk operasi mata bisa, “sehingga kebermanfaatan dalam program ini bisa di rasakan langsung oleh masyarakat luas,” ucapnya.

Prof. Dr. H. Muhammad NUH, DEA (Ketua Badan Pelaksana BWI) mengajak masyarakat luas untuk mau berwakaf sehingga RS Wakaf seperti RS Mata Achmad Wardi bisa diduplikat dan dibangun di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Nasyith Majidi menyampaikan bahwa rumah sakit wakaf menjadi salah satu solusi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Wakaf menjadi hal yang penting untuk kita pahami, karena banyak kebermanfaatan yang akan didapat. Selain itu juga wakaf bisa memberikan kesejahteraan untuk umat dalam berbagai aspek seperti kesehatan juga pendidikan yang nantinya akan terus berkembang dan mampu menciptakan hal baru untuk kehidupan masyarakat luas kelak,” jelasnya. (Gun/Chogah)