Mata Albino Jarang Terjadi, tapi Tetap Perlu Dikenali

Mata albino

Albinisme atau albino adalah kondisi kelainan sejak lahir yang menyebabkan pengidapnya mengalami kekurangan melanin. Oleh sebab itu, warna kulit, rambut dan mata pada pengidap albinisme berwarna pucat dan cenderung berwarna putih.

2 Jenis Albinisme

Albinisme okular. Albinisme jenis ini hanya memengaruhi mata, sehingga secara penampilan tetap terlihat normal. Albinisme okular sebagian besar terjadi pada laki-laki. Jenis albinisme ini masih sangat jarang terjadi.

Albinisme okulokutaneus. Jenis albinisme yang paling umum terjadi dan berdampak pada perubahan warna rambut, kulit, dan mata.

Dampak Albinisme pada Mata

Kurangnya melanin dapat mengubah warna iris menjadi lebih pucat dan mata sensitif terhadap cahaya. Masalah penglihatan yang diakibatkan albinisme adalah rabun dekat, rabun jauh, mata silindris, juling, dan nistagmus (gerakan ritmik tanpa kontrol) dari sisi ke sisi.

Bisakah Dicegah atau Diobati?

Secara umum kemunculan albinisme tidak dapat diprediksi dan belum ada cara untuk mengobatinya. Meski tak dapat disembuhkan, penanganan pada albinisme difokuskan pada memaksimalkan kemampuan melihat dan melindungi kulit dengan melakukan perawatan yang tepat.

Bagikan tulisan ini ke media sosialmu