Tips Mengatasi Silau saat Berkendara

50

Untuk kamu yang punya rutinitas berkendara di malam hari pasti pernah kan mengalami silau berlebih. Mulai dari lampu kendaraan dari lawan arah kita sampai lampu hazard atau lampu modifikasi yang tidak seharusnya.

Terlebih untuk kamu yang punya gangguan penglihatan seperti mata silinder (astigmatisme).

Cara paling efektif memang menggunakan kacamata anti silau yang sekarang ini sudah banyak tersedia di marketplace.

Tapi, bagaimana jika kamu belum punya kacamata anti silau?

Nah, kamu bisa lakukan beberapa hal ini untuk mengatasi silau berlebih saat berkendara.

  1. Sipitkan mata

Maksudnya, kurangi intensitas cahaya yang masuk ke bola mata dengan menutup sedikit kelopak mata untuk beberapa saat hingga mobil yang lampunya terlalu menyilaukan. Jika memang silaunya berlebih seperti dari lampu jarak jauh, kamu bisa memejamkan mata untuk sepersekian detik dengan syarat kondisi jalan tidak terlalu padat dan kecepatan kendaraan kamu tidak terlalu tinggi.

Alihkan Arah Fokus Penglihatan

Konsentrasi pada jalan di depan mobil kita dan memandang sedikit ke arah kiri (arah depan mobil kita tapi sisi kiri, tapi jangan sampai kehilangan pantauan terhadap jalan). Hal ini dilakukan agar mata kita tidak sakit atau buta sesaat akibat silau tersebut.

Sedikit Putar Arah Spion

Selain dari arah depan, lampu silau juga akan sering muncul dari arah belakang melalui kaca spion. Ubah arah spion sedikit sekedar untuk membelokkan pantulan cahaya agar tidak mengarah langsung ke mata kita. Hanya saja kamu perlu memastikan bahwa spion kamu tetap bisa menampakkan citra yang cukup ya untuk kendaraan di belakang kamu.

Turunkan sun visor (penghalang cahaya matahari)

Hal ini bisa membantu mengurangi silau dari cahaya yang berasal dari lampu reklame atau penerangan jalan yang mengarah ke mata kita.

Aktif Memberi Isyarat dengan Lampu Dim

Tanpa mengurangi fokus kamu menyetir, kamu bisa memperingatkan pengendara di depan kamu yang mungkin tidak sengaja mengaktifkan lampu jauh kendaraanya.

Tips di atas bisa kamu lakukan dengan tetap memastikan aspek keamanan utama ya, seperti tetap menempatkan kedua tangan kamu di stir dan tidak menggunakan tangan untuk menghalau sinar yang membuat silau.

Semoga bermanfaat ya sahabat.