Banyak orang masih percaya bahwa memakai kacamata terlalu sering dapat membuat minus mata bertambah. Tidak sedikit pula yang sengaja melepas kacamata saat beraktivitas karena khawatir ketergantungan atau takut ukuran minus semakin tinggi. Namun, benarkah penggunaan kacamata dapat memperburuk kondisi mata?
Jawabannya: mitos. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaan kacamata dengan ukuran yang tepat dapat menyebabkan minus mata bertambah. Sebaliknya, kacamata justru membantu mata bekerja lebih nyaman sesuai kebutuhan penglihatan.
Apa Itu Mata Minus?
Mata minus atau miopia adalah gangguan refraksi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat di retina, melainkan di depan retina. Akibatnya, objek jauh tampak buram sementara objek dekat masih terlihat jelas.
Menurut American Academy of Ophthalmology, miopia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti:
- faktor genetik,
- kebiasaan melihat jarak dekat terlalu lama,
- kurang aktivitas luar ruangan,
- hingga perubahan bentuk bola mata.
Dengan kata lain, peningkatan minus lebih sering dipengaruhi oleh perkembangan biologis mata, bukan karena penggunaan kacamata.
Mengapa Banyak Orang Merasa Minus Bertambah Setelah Memakai Kacamata?
Kondisi ini sering menimbulkan salah persepsi. Setelah menggunakan kacamata, seseorang mulai terbiasa melihat lebih jelas. Ketika kacamata dilepas, penglihatan terasa lebih buram dibanding sebelumnya sehingga muncul anggapan minus bertambah.
Padahal yang terjadi bukan penurunan fungsi mata akibat kacamata, melainkan mata sudah terbiasa dengan kualitas penglihatan yang optimal.
Selain itu, pada anak dan remaja, minus memang dapat meningkat seiring pertumbuhan bola mata. Proses ini dapat terjadi terlepas dari penggunaan kacamata. Penelitian mengenai perkembangan miopia menunjukkan bahwa progresivitas minus lebih dipengaruhi faktor pertumbuhan dan lingkungan.
Apakah Kacamata yang Salah Bisa Menimbulkan Keluhan?
Meski kacamata tidak menyebabkan minus bertambah, penggunaan ukuran yang tidak sesuai dapat menimbulkan ketidaknyamanan, seperti:
- mata cepat lelah,
- sakit kepala,
- pusing,
- penglihatan kabur,
- mata terasa tegang.
Karena itu, pemeriksaan mata sebelum membuat kacamata sangat penting dilakukan.
Menggunakan kacamata dengan ukuran yang tepat membantu mata bekerja lebih efisien dan meningkatkan kualitas aktivitas sehari-hari, termasuk belajar, bekerja, maupun berkendara.
Bagaimana Cara Memperlambat Pertambahan Minus Mata?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi risiko progresivitas miopia, terutama pada anak.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- membatasi penggunaan layar secara berlebihan,
- menerapkan aturan istirahat mata 20-20-20,
- meningkatkan aktivitas luar ruangan,
- menjaga jarak membaca,
- melakukan pemeriksaan mata secara berkala.
Pemeriksaan rutin penting dilakukan karena perubahan minus dapat terjadi secara bertahap dan sering kali tidak disadari.
Kapan Harus Memeriksakan Mata?
Segera lakukan pemeriksaan mata apabila mengalami:
- penglihatan jauh mulai kabur,
- sering menyipitkan mata,
- sakit kepala saat membaca,
- mata cepat lelah,
- atau kesulitan melihat saat berkendara malam hari.
Selain membantu menentukan ukuran kacamata yang sesuai, pemeriksaan mata juga dapat mendeteksi gangguan lain seperti kelainan refraksi, gangguan retina, maupun penyakit mata tertentu.
Sebagai rumah sakit mata, RSAW berkomitmen menghadirkan edukasi kesehatan mata yang akurat dan terpercaya agar masyarakat dapat memahami informasi kesehatan berdasarkan bukti ilmiah, bukan sekadar mitos.