{"id":1583,"date":"2026-07-21T09:22:34","date_gmt":"2026-07-21T09:22:34","guid":{"rendered":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/?p=1583"},"modified":"2026-07-21T09:22:36","modified_gmt":"2026-07-21T09:22:36","slug":"siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/","title":{"rendered":"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tahukah Anda?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian besar penderita glaukoma baru mengetahui penyakitnya setelah terjadi kerusakan pada saraf mata. Padahal, pada tahap awal glaukoma sering tidak menimbulkan keluhan sehingga pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga penglihatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tidak Semua Orang Memiliki Risiko yang Sama<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sobat RSAW, glaukoma dapat dialami siapa saja. Namun, ada beberapa orang yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami penyakit ini dibandingkan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengetahui informasi tentang faktor resiko glaukoma akan membantu Anda untuk melakukan deteksi dini. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena semakin cepat glaukoma dideteksi, maka akan semakin besar juga peluang untuk mempertahankan penglihatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Usia di Atas 40 Tahun<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usia menjadi salah satu faktor risiko utama glaukoma.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seiring bertambahnya usia, kemampuan mata dalam mempertahankan kesehatan saraf optik akan ikut menurun. Karena itu, berbagai organisasi kesehatan mata di dunia menganjurkan pemeriksaan mata secara berkala, ketika usia mulai memasuki 40 tahun, terutama bila memiliki faktor risiko lain. Karena risiko kebutaan akibat glaukoma akan semakin meningkat pada usia lanjut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Memiliki Riwayat Glaukoma dalam Keluarga<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila orang tua, saudara kandung, atau anggota keluarga dekat pernah didiagnosis glaukoma, maka Anda kemungkinan besar Anda juga berpotensi memiliki risiko glaukoma.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik berperan dalam berbagai jenis glaukoma, terutama glaukoma sudut terbuka primer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena glaukoma sering berkembang tanpa gejala, anggota keluarga pasien glaukoma sebaiknya tidak menunggu hingga muncul keluhan pandangan yang muali menyempit dan gelap.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Tekanan Bola Mata Tinggi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain riwayat keluarga yang memiliki risiko glaukoma, tekanan bola mata yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko kerusakan saraf optik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, penting dipahami juga bahwa tekanan bola mata tinggi <strong>belum berarti terkena glaukoma<\/strong>, karena pada beberapa kasus, banyak juga pasien yang mengalami glaukoma meskipun kondisi tekanan matanya berada dalam kisaran normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah alasan mengapa dokter tidak hanya mengandalkan hasil tonometri saat menegakkan diagnosis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Topik ini akan dibahas lebih lengkap pada artikel berikutnya mengenai <strong>tekanan bola mata normal dan glaukoma<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Diabetes dan Penyakit Sistemik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya glaukoma.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan sirkulasi darah tertentu, dan penyakit yang memengaruhi pembuluh darah juga dapat berkontribusi terhadap kerusakan saraf mata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, pemeriksaan mata rutin menjadi bagian penting dalam pengelolaan penyakit kronis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Penggunaan Obat Kortikosteroid Jangka Panjang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Obat kortikosteroid dapat ditemukan dalam bentuk obat tetes mata, tablet, suntikan, maupun inhaler.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada sebagian orang, penggunaan steroid dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan bola mata sehingga memperbesar risiko glaukoma.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, penggunaan obat steroid sebaiknya selalu berada di bawah pengawasan dokter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Pernah Mengalami Cedera Mata<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Benturan keras atau cedera pada mata dapat menyebabkan perubahan struktur mata yang meningkatkan risiko glaukoma, bahkan bertahun-tahun setelah kejadian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda pernah mengalami trauma mata, maka jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan mata secara berkala meskipun tidak ada keluhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Sebaiknya Melakukan Pemeriksaan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan mata apabila Anda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berusia lebih dari 40 tahun.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki keluarga dengan riwayat glaukoma.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki diabetes atau tekanan darah tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan obat steroid dalam jangka panjang.<\/li>\n\n\n\n<li>Pernah mengalami cedera mata.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">dengan melakukan pemeriksaan mata secara berkala dapat membantu dokter mendeteksi perubahan pada saraf mata sebelum terjadi kehilangan penglihatan yang lebih parah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lindungi Penglihatan dengan Pemeriksaan yang Tepat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap orang memiliki tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, pemeriksaan glaukoma sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di <strong>Poli Glaukoma RS Mata Achmad Wardi<\/strong>, evaluasi dilakukan secara menyeluruh menggunakan pemeriksaan sesuai indikasi medis, seperti <strong>Tonometri\/NCT<\/strong>, <strong>OCT<\/strong>, <strong>Humphrey Visual Field<\/strong>, <strong>Foto Fundus<\/strong>, dan <strong>Funduscopy<\/strong>. Hasil pemeriksaan tersebut membantu dokter menentukan langkah penanganan yang paling tepat. Seluruh layanan ini tersedia di RSAW.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemeriksaan dan penanganan glaukoma didukung oleh tim dokter spesialis mata, termasuk <strong>dr. Widya Anandita, Sp.M., MARS<\/strong>, yang telah menyelesaikan fellowship glaukoma di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia serta observership di National University Hospital, Singapura.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda? Sebagian besar penderita glaukoma baru mengetahui penyakitnya setelah terjadi kerusakan pada saraf mata. Padahal, pada tahap awal glaukoma sering tidak menimbulkan keluhan sehingga pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga penglihatan. Tidak Semua Orang Memiliki Risiko yang Sama Sobat RSAW, glaukoma dapat dialami siapa saja. Namun, ada beberapa orang yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami penyakit ini dibandingkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,2],"tags":[],"class_list":["post-1583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education","category-health"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat - RS Mata Achmad Wardi BWI-DD<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat - RS Mata Achmad Wardi BWI-DD\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda? Sebagian besar penderita glaukoma baru mengetahui penyakitnya setelah terjadi kerusakan pada saraf mata. Padahal, pada tahap awal glaukoma sering tidak menimbulkan keluhan sehingga pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga penglihatan. Tidak Semua Orang Memiliki Risiko yang Sama Sobat RSAW, glaukoma dapat dialami siapa saja. Namun, ada beberapa orang yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami penyakit ini dibandingkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-21T09:22:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-21T09:22:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM-1024x683.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"RSMAW\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"RSMAW\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"RSMAW\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1ec58fe0e270d08eaa6983f7384ef7b7\"},\"headline\":\"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat\",\"datePublished\":\"2026-07-21T09:22:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-21T09:22:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/\"},\"wordCount\":601,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png\",\"articleSection\":[\"Education\",\"Health\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/\",\"name\":\"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat - RS Mata Achmad Wardi BWI-DD\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png\",\"datePublished\":\"2026-07-21T09:22:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-21T09:22:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/2026\\\/07\\\/21\\\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/\",\"name\":\"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#organization\",\"name\":\"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD\",\"url\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/cropped-logo-ppt.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/cropped-logo-ppt.webp\",\"width\":1253,\"height\":191,\"caption\":\"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1ec58fe0e270d08eaa6983f7384ef7b7\",\"name\":\"RSMAW\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5f818cd801f82ab67c7e8237cc958e555bc89b532bd34981919cb340fb096113?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5f818cd801f82ab67c7e8237cc958e555bc89b532bd34981919cb340fb096113?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5f818cd801f82ab67c7e8237cc958e555bc89b532bd34981919cb340fb096113?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"RSMAW\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/rsmataachmadwardi.com\\\/web\\\/author\\\/rsmaw\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat - RS Mata Achmad Wardi BWI-DD","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat - RS Mata Achmad Wardi BWI-DD","og_description":"Tahukah Anda? Sebagian besar penderita glaukoma baru mengetahui penyakitnya setelah terjadi kerusakan pada saraf mata. Padahal, pada tahap awal glaukoma sering tidak menimbulkan keluhan sehingga pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga penglihatan. Tidak Semua Orang Memiliki Risiko yang Sama Sobat RSAW, glaukoma dapat dialami siapa saja. Namun, ada beberapa orang yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami penyakit ini dibandingkan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/","og_site_name":"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD","article_published_time":"2026-07-21T09:22:34+00:00","article_modified_time":"2026-07-21T09:22:36+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM-1024x683.png","type":"image\/png"}],"author":"RSMAW","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"RSMAW","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/"},"author":{"name":"RSMAW","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#\/schema\/person\/1ec58fe0e270d08eaa6983f7384ef7b7"},"headline":"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat","datePublished":"2026-07-21T09:22:34+00:00","dateModified":"2026-07-21T09:22:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/"},"wordCount":601,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png","articleSection":["Education","Health"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/","url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/","name":"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat - RS Mata Achmad Wardi BWI-DD","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png","datePublished":"2026-07-21T09:22:34+00:00","dateModified":"2026-07-21T09:22:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#primaryimage","url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png","contentUrl":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-21-2026-04_18_17-PM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/2026\/07\/21\/siapa-yang-berisiko-terkena-glaukoma-kenali-faktornya-sebelum-terlambat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siapa yang Berisiko Terkena Glaukoma? Kenali Faktornya Sebelum Terlambat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#website","url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/","name":"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#organization","name":"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD","url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-logo-ppt.webp","contentUrl":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-logo-ppt.webp","width":1253,"height":191,"caption":"RS Mata Achmad Wardi BWI-DD"},"image":{"@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/#\/schema\/person\/1ec58fe0e270d08eaa6983f7384ef7b7","name":"RSMAW","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f818cd801f82ab67c7e8237cc958e555bc89b532bd34981919cb340fb096113?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f818cd801f82ab67c7e8237cc958e555bc89b532bd34981919cb340fb096113?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f818cd801f82ab67c7e8237cc958e555bc89b532bd34981919cb340fb096113?s=96&d=mm&r=g","caption":"RSMAW"},"sameAs":["https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web"],"url":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/author\/rsmaw\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1583"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1585,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1583\/revisions\/1585"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsmataachmadwardi.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}