height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=606956865537648&ev=PageView&noscript=1" [

Mata Mendadak Gelap Sebelah, Jangan Diabaikan!

Sobat RSAW, Pernahkah Anda mengalami kondisi ketika salah satu mata tiba-tiba menjadi gelap, seperti tertutup tirai atau kehilangan sebagian penglihatan? Kondisi ini bukanlah hal yang normal dan tidak boleh dianggap sebagai kelelahan mata biasa. Dalam dunia medis, mata mendadak gelap sebelah merupakan keadaan darurat yang memerlukan pemeriksaan segera oleh dokter spesialis mata karena dapat menjadi tanda adanya gangguan serius pada retina.

Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin besar peluang untuk mempertahankan penglihatan.

Mengapa Mata Bisa Mendadak Gelap Sebelah?

Retina adalah lapisan tipis di bagian belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak. Jika retina mengalami gangguan, kemampuan mata untuk melihat dapat menurun secara tiba-tiba.

Beberapa penyakit retina yang dapat menyebabkan mata mendadak gelap sebelah antara lain:

  • Ablasio retina (retinal detachment), yaitu kondisi ketika retina terlepas dari jaringan di bawahnya sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.
  • Perdarahan vitreus (vitreous hemorrhage), yaitu perdarahan pada badan kaca mata yang sering terjadi pada penderita diabetes.
  • Retinopati diabetik berat, yang dapat menyebabkan perdarahan atau komplikasi lain pada retina.
  • Sumbatan pembuluh darah retina, baik arteri maupun vena, yang menghambat aliran darah ke retina.

Kondisi-kondisi tersebut memerlukan evaluasi dan penanganan segera untuk mengurangi risiko kehilangan penglihatan permanen. (American Academy of Ophthalmology; National Eye Institute)

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gangguan retina tidak selalu diawali dengan rasa nyeri. Sebagian besar pasien justru datang dengan keluhan seperti:

  • Penglihatan mendadak gelap pada satu mata.
  • Seperti ada tirai hitam yang menutupi sebagian lapang pandang.
  • Muncul banyak bintik hitam (floaters) secara tiba-tiba.
  • Melihat kilatan cahaya (flashes).
  • Penglihatan menjadi kabur secara mendadak.
  • Sebagian bidang penglihatan menghilang.

Apabila gejala tersebut muncul, jangan menunggu hingga keesokan harinya. Segera periksakan mata ke dokter spesialis mata karena beberapa kondisi retina memiliki “golden period” untuk mendapatkan hasil terapi yang lebih baik.

Siapa yang Berisiko?

Beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan retina, di antaranya:

  • Penderita diabetes.
  • Usia lanjut.
  • Memiliki rabun jauh (miopia tinggi).
  • Riwayat operasi mata.
  • Riwayat cedera atau trauma pada mata.
  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit retina.

Bila Anda termasuk dalam kelompok tersebut, pemeriksaan mata secara berkala sangat dianjurkan meskipun belum merasakan keluhan.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter?

Saat mengalami mata mendadak gelap sebelah, dokter spesialis mata akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebabnya.

Pemeriksaan dapat meliputi:

  • Pemeriksaan tajam penglihatan.
  • Pemeriksaan retina dengan pelebaran pupil.
  • Optical Coherence Tomography (OCT) untuk menilai kondisi retina dan makula.
  • Foto fundus retina.
  • Pemeriksaan penunjang lain sesuai indikasi.

Hasil pemeriksaan akan membantu menentukan apakah pasien memerlukan observasi, tindakan laser retina, injeksi intravitreal (anti-VEGF), vitrektomi, atau operasi retina lainnya.

Apakah Penglihatan Bisa Kembali Normal?

Peluang pemulihan sangat bergantung pada penyebab dan seberapa cepat pasien mendapatkan penanganan.

Sebagai contoh, pada kasus ablasio retina, operasi yang dilakukan sesegera mungkin dapat meningkatkan peluang retina menempel kembali dan mempertahankan fungsi penglihatan. Sebaliknya, apabila penanganan terlambat, kerusakan retina dapat menjadi permanen.

Karena itu, waktu merupakan faktor yang sangat penting dalam penanganan penyakit retina.

Jangan Tunda Pemeriksaan Mata

Mata mendadak gelap sebelah bukanlah kondisi yang boleh diabaikan atau diobati sendiri. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter menemukan penyebabnya dan memberikan terapi yang tepat sebelum terjadi kerusakan penglihatan yang permanen.

Di Poli Retina RS Mata Achmad Wardi, diagnosis dan penanganan berbagai penyakit retina didukung oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman, yaitu:

  • dr. Rafrina Amnovebriyathy, Sp.M 
  • dr. Hafizhan, Sp.M 
  • dr. Idham Mustahid Arifin, Sp.M

Dengan dukungan fasilitas pemeriksaan retina modern serta layanan yang komprehensif, pasien akan mendapatkan evaluasi menyeluruh untuk menentukan penyebab gangguan penglihatan dan pilihan terapi yang sesuai.

Apabila Anda atau anggota keluarga mengalami mata mendadak gelap sebelah, segera lakukan pemeriksaan. Penanganan yang cepat dapat memberikan peluang lebih besar untuk mempertahankan penglihatan.

Referensi

  1. American Academy of Ophthalmology (AAO). Retinal Detachment. https://www.aao.org/eye-health/diseases/retinal-detachment
  2. National Eye Institute (NIH). Retinal Detachment. https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/retinal-detachment
  3. American Society of Retina Specialists (ASRS). Retinal Diseases and Conditions. https://www.asrs.org/patients
  4. American Academy of Ophthalmology. Vitreous Hemorrhage. https://www.aao.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these