height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=606956865537648&ev=PageView&noscript=1" [

Cara Menjaga Kesehatan Makula agar Penglihatan Tetap Tajam

Makula merupakan bagian kecil di tengah retina yang memiliki peran sangat penting dalam menghasilkan penglihatan sentral yang tajam. Berkat makula, seseorang dapat membaca, mengenali wajah, mengemudi, hingga melihat detail objek dengan jelas. Sayangnya, seiring bertambahnya usia maupun karena faktor kesehatan tertentu, fungsi makula dapat menurun dan menyebabkan gangguan penglihatan.

Meskipun tidak semua penyakit makula dapat dicegah, menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan retina serta mengurangi risiko gangguan penglihatan di kemudian hari.

Mengapa Kesehatan Makula Penting?

Makula bertanggung jawab terhadap hampir seluruh aktivitas visual yang membutuhkan ketelitian. Ketika bagian ini mengalami gangguan, seseorang dapat mengalami kesulitan membaca, melihat wajah, atau membedakan detail objek meskipun penglihatan samping masih baik.

Gangguan pada makula dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti degenerasi makula terkait usia (Age-related Macular Degeneration/AMD), komplikasi diabetes, hingga kelainan retina lainnya.

Karena itu, menjaga kesehatan makula sama pentingnya dengan menjaga kesehatan organ tubuh lainnya.

Cara Menjaga Kesehatan Makula

1. Kendalikan Kadar Gula Darah

Diabetes merupakan salah satu penyebab utama kerusakan retina. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah retina dan meningkatkan risiko retinopati diabetik maupun edema makula diabetik.

Mengontrol gula darah sesuai anjuran dokter merupakan langkah penting untuk menjaga fungsi retina dalam jangka panjang.

2. Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan

Makula membutuhkan nutrisi yang cukup agar tetap berfungsi dengan baik.

Beberapa makanan yang baik untuk kesehatan retina antara lain:

  • Bayam dan kale.
  • Brokoli.
  • Wortel.
  • Jagung.
  • Telur.
  • Ikan salmon dan tuna.
  • Buah jeruk.
  • Kacang-kacangan.

Makanan tersebut mengandung lutein, zeaxanthin, vitamin C, vitamin E, zinc, dan asam lemak omega-3 yang berperan dalam menjaga kesehatan retina.

3. Berhenti Merokok

Merokok merupakan salah satu faktor risiko terbesar terjadinya degenerasi makula. Zat kimia dalam rokok dapat mempercepat kerusakan sel-sel retina dan mengurangi aliran oksigen ke jaringan mata.

Menghentikan kebiasaan merokok memberikan manfaat tidak hanya bagi mata, tetapi juga bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Lindungi Mata dari Paparan Sinar UV

Paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang diduga berkontribusi terhadap kerusakan retina.

Gunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hari.

5. Jaga Tekanan Darah dan Kolesterol

Hipertensi dan kolesterol tinggi dapat mengganggu sirkulasi darah menuju retina.

Menjaga tekanan darah, kolesterol, serta berat badan ideal akan membantu mempertahankan kesehatan pembuluh darah mata.

6. Lakukan Pemeriksaan Mata Secara Berkala

Banyak penyakit retina berkembang tanpa gejala pada tahap awal.

Pemeriksaan retina secara rutin memungkinkan dokter menemukan perubahan pada makula sebelum menimbulkan gangguan penglihatan yang serius.

Pemeriksaan berkala menjadi semakin penting bagi:

  • usia di atas 50 tahun,
  • penderita diabetes,
  • penderita hipertensi,
  • penderita miopia tinggi,
  • atau mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit retina.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan apabila mengalami:

  • Penglihatan tengah mulai kabur.
  • Garis lurus terlihat bergelombang.
  • Sulit membaca tulisan kecil.
  • Sulit mengenali wajah.
  • Muncul area gelap di bagian tengah penglihatan.

Semakin cepat kelainan makula ditemukan, semakin besar peluang untuk mempertahankan kualitas penglihatan.

Pemeriksaan Dini Membantu Menjaga Penglihatan

Menjaga kesehatan makula bukan hanya dilakukan ketika keluhan sudah muncul. Pemeriksaan mata secara berkala memungkinkan berbagai gangguan retina dikenali sejak tahap awal sehingga terapi dapat diberikan lebih cepat sesuai kebutuhan pasien.

Di Poli Retina RS Mata Achmad Wardi, layanan diagnosis dan penanganan penyakit retina didukung oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman, yaitu:

  • dr. Rafrina Amnovebriyathy, Sp.M 
  • dr. Hafizhan, Sp.M 
  • dr. Idham Mustahid Arifin, Sp.M 

Dengan dukungan teknologi pemeriksaan retina seperti Optical Coherence Tomography (OCT) dan evaluasi retina yang komprehensif, setiap pasien akan memperoleh penanganan yang disesuaikan dengan kondisi klinisnya.

Menjaga kesehatan makula sejak sekarang merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mempertahankan penglihatan tetap tajam dan mendukung kualitas hidup di masa mendatang.

Referensi

  1. National Eye Institute (NIH). Age-Related Macular Degeneration (AMD). https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/age-related-macular-degeneration
  2. American Academy of Ophthalmology (AAO). Age-Related Macular Degeneration. https://www.aao.org/eye-health/diseases/amd-macular-degeneration
  3. American Society of Retina Specialists (ASRS). Age-Related Macular Degeneration. https://www.asrs.org/patients/retinal-diseases
  4. AREDS Research Group. A Randomized, Placebo-Controlled Clinical Trial of High-Dose Supplementation With Vitamins C and E, Beta Carotene, and Zinc for Age-Related Macular Degeneration. Arch Ophthalmol. 2001.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these