height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=606956865537648&ev=PageView&noscript=1" [

Katarak Tidak Selalu Menyerang Lansia

Katarak memang sering dianggap sebagai penyakit mata yang hanya dialami kelompok lansia. Padahal, katarak juga dapat terjadi pada usia yang lebih muda.

Apa itu katarak?

Sobat, tahukah Anda, katarak terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh. Akibatnya, penglihatan dapat menjadi buram, warna terlihat lebih pudar, muncul silau, atau penglihatan malam menjadi terganggu.

Apakah katarak hanya dialami lansia?

Nyatanya tidak. Penuaan memang merupakan faktor risiko utama, tetapi katarak juga dapat terjadi karena berbagai penyebab lainnya. National Eye Institute menyebutkan bahwa katarak juga dapat disebabkan oleh diabetes, cedera mata, operasi mata tertentu, penggunaan steroid, paparan radiasi, merokok, dan paparan sinar matahari berlebihan.

Mengapa katarak bisa terjadi lebih awal?

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terbentuknya katarak lebih cepat. Diantaranya adalah diabetes, riwayat penyakit turunan, cedera mata, penggunaan kortikosteroid tertentu, kebiasaan merokok, serta paparan sinar ultraviolet yang berlebihan.

Selain itu, katarak pada anak juga dapat terjadi, meskipun relatif jarang, namun penyebabnya dapat berkaitan dengan faktor genetik, penyakit tertentu, trauma, atau kondisi lain.

Apa tanda yang perlu diperhatikan?

Waspadai penglihatan yang semakin buram, warna tampak memudar, silau terhadap lampu, sulit melihat pada malam hari, melihat halo di sekitar lampu, atau kebutuhan mengganti ukuran kacamata yang semakin sering.

Bagaimana cara menanganinya?

Katarak perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan mata. Bila katarak sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, dokter mata dapat menentukan pilihan penanganan yang sesuai, salah satunya yaitu dengan tindakan operasi untuk menghilangkan katarak.

Jadi, jangan menunggu sampai lanjut usia untuk memperhatikan kesehatan lensa mata ya sobat. Jika ketajaman penglihatan berubah dengan cepat, segera lakukan pemeriksaan rutin, karena pencegahan dini lebih baik.

Referensi:

  1. American Academy of Ophthalmology – EyeWiki
  2. National Eye Institute – Eye Health Information 

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these